-->

Menurut Finny Fong Tidaklah Benar Adanya Penyekapan WNA di PT. San Xiong Steel Indonesia

Publish: Indragiri pos ----
LAMPUNG SELATAN,- Beredarnya beberapa di media online terkait kisruh dan adanya Penyekapan WNA  oleh Fenny Fong beserta  rombongan  di PT San Xiong steel Indonesia, Desa Tarahan Kecamatan Katibung Lampung Selatan,  tidaklah benar. 

Dimana, Wanita Pengusaha bernama Fenny Fong mengakui dirinya sebagai direktur PT San Xiong steel Indonesia itu hadir dengan cara ramah serta saling menghormati satu sama lain pada saat di lokasi PT.San Xiong Steel Indonesia. 

Fenny Fong yang mengakui sebagai Direktur PT. San Xiong Steel Indonesia itu menunjukkan salah satu dokumen bahwa perusahaan yang dia datangi adalah miliknya sejak tahun 2024 lalu.

Nampak dilokasi setempat pengamanan dijaga ketat dari pihak kepolisian dari Polda Lampung, Polsek Katibung, Polres Lampung Selatan.
Sedangkan berdasarkan berita yang berkembang di beberapa media online, bahwa ada penyekapan di gedung PT San Xiong steel Indonesia. 

Pangkal masalah yang benar, Fenny Fong bertujuan untuk menemui beberapa oknum  WNA  diduga salah satu direktur yang lama masih aktif di PT. San Xiong Steel Indonesia. Selain itu, Fenny Fong mendapatkan informasi bahwa (Direktur lama) yang bukan lagi bagian dari perusahaan itu masih keluar masuk saja.

Fenny Fong melakukan sidak yang disaksikan beberapa pamong desa setempat dan pihak kepolisian serta rombongan. 

Fenny Fong sempat berbincang kepada salah satu WNA perwakilan dari pekerja di PT.San Xiong Steel Indonesia. Dirinya meminta kepada WNA yang dianggap diduga Ilegal itu berkumpul disalah satu gedung perusahaan itu. 

Sebelumnya sidak, Fenny Fong berusaha berbicara baik baik untuk mengikuti aturan secara hukum di Negara Kesatuan Republik Indonesia, supaya seluruh WNA keluar sementara di PT.San Xiong Steel Indonesia untuk bisa membuktikan Visa mereka sudah benar dan apakah sudah sesuai dengan (SOP). 

Terlihat, Finny Fong sempat cekcok mulut dengan salah satu karyawan ( WNA ) yang masih kekeh bahwa pihaknya tidak percaya bila Fenny Fong sebagai direktur di PT.San Xiong Steel Indonesia itu. 

Menurut Feni Fong karena perusahaan tersebut miliknya, jadi tidak satupun yang bisa menghalanginya, semua pintu ruang dikantor terkunci hingga dirantai serta pemadaman listrik.

"Kalian yang ada disini menyaksikan,  saya sudah berbicara baik baik dengan pekerja WNA disini, agar segera meninggalkan perusahaan ini, saya sudah menawarkan mereka secara baik - baik untuk nginap di Hotel, untuk pembayaran berapapun saya yang tanggung semuanya , tapi mereka masih kekeh atau bertahan disini. Jadi jangan salahkan saya,"Ucap Fenny Fong  disaksikan pihak pengamanan dari Polda Lampung dan pamong setempat.

Hingga malam hari, Fenny Fong bersama rombongan tetap berada dilokasi perusahaan tersebut dalam pengamanan Brimob dan Satpam. 

Sementara salah satu saksi mata yang enggan publikasikan namanya itu mengungkapkan, "benar adanya bila lampu dan semua kantor di kunci oleh Fenny Fong, tetapi sebelumnya Fenny Fong sudah berusaha baik dengan WNA yang ada di perusahaan Itu agar mereka untuk sementara waktu tinggal dulu di hotel, lalu sebelumnya juga Fenny Fong mengaku sebagai direktur itu hanya ingin membuktikan bahwa perusahaan itu dengan secara sah sudah miliknya. Jadi kalau ada bahasa penyekapan itu seperti tidak benar,"ungkap salah satu saksi mata itu.(Saz)
Share:
Komentar